Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
Perubahan kursi menteri keuangan ini muncul di tengah tekanan nilai tukar rupiah. Rupiah ditutup melemah 58 poin ke level 17.669 per dolar AS pada perdagangan Senin (14/9). Namun, pengamat ekonomi menilai pelemahan ini bukan dampak langsung reshuffle.
Pengamat Ekonomi Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi fiskal Indonesia dan kenaikan harga minyak mentah. 'Saat ini yang mempengaruhi rupiah, masih seputar defisit anggaran dan naiknya harga minyak mentah,' ujarnya.
Di sisi lain, Suahasil Nazara memiliki rekam jejak panjang di bidang keuangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Risiko dan Kualitas di Kementerian Keuangan. Pengalaman ini dianggap penting mengingat tantangan fiskal Indonesia yang semakin kompleks.
Harga minyak mentah dunia melampaui US$100 per barel, posisi Indonesia sebagai importir neto minyak menjadi tantangan berat. Pemerintah dihadapkan pada dilema: menaikkan harga BBM berisiko inflasi, tetapi tidak menaikkan beban fiskal meningkat.
