Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia tengah mengkaji rencana penghentian jaringan seluler generasi kedua atau 2G di tengah masih banyaknya jumlah pengguna aktif yang memanfaatkan teknologi telekomunikasi lama tersebut di berbagai wilayah Indonesia.
Kajian mendalam mengenai penghentian layanan telekomunikasi berbasis 2G ini menjadi salah satu topik penting bagi para pelaku industri telekomunikasi nasional dalam upaya melakukan efisiensi spektrum frekuensi radio untuk layanan data yang lebih modern.
Langkah strategis penutupan teknologi lawas ini tentu memerlukan persiapan yang matang dari para operator telekomunikasi seluler agar tidak menimbulkan hambatan komunikasi yang berarti bagi jutaan masyarakat yang masih mengandalkan perangkat seluler lama.
Ke depan, hasil kajian dari asosiasi telekomunikasi ini diharapkan mampu memberikan arah kebijakan yang jelas bagi transisi teknologi menuju jaringan seluler yang lebih cepat, efisien, serta merata di seluruh wilayah nusantara.
Transformasi digital di sektor telekomunikasi nasional terus bergerak dinamis seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses internet berkualitas tinggi yang menuntut penataan ulang infrastruktur jaringan seluler secara menyeluruh oleh para pemangku kepentingan.

